HABIS SUDAH KARIR ADE KOMARUDDIN DI DPR

By redaksi
On 24/11/2016 At 00:07

Category : BERITA TERKINI, FOKUS

Responses : Comments are off for this post


Jakarta, politisiindonesia.co

Habis sudah karir  Ade Komaruddin di DPR!  Pasalnya, politikus  Golkar  asal Purwakarta—Jabar  itu  akan dicopot jabatannya sebagai Ketua DPR RI oleh partainya sendiri. Ia bakal digantikan posisinya oleh  Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto yang pernah tersandung skandal ‘papa minta saham’.

Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid menjelaskan,  DPP Golkar  mengusulkan Setya Novanto kembali menjadi Ketua DPR  berdasarkan  kajian hukum  DPP Golkar. ‘’Itu keputusan DPP. Tidak ada usulan dari mana-mana. DPP setelah mengkaji, kajian kita adalah produk hukum (putusan MKD -red),” kata Nurdin kepada wartawan,  seusai pertemuan antara DPP Golkar dengan fraksi Golkar DPR di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Produk hukum yang dimaksud oleh Nurdin, adalah keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Pada putusan MKD dinyatakan,  Novanto tidak bersalah dalam kasus ‘papa minta saham’. Karenanya, keputusan rapat pleno DPP Golkar yang mengusulkan Novanto sebagai bentuk menjaga martabat Novanto. “MKD telah memutuskan, MKD tidak pernah menyatakan bersalah secara etik pada Setya Novanto. Karena itu, martabatnya harus terjaga. Martabat apa yang dijaga? Ketika Novanto masih menjadi Ketua DPR,” kata mantan Ketua PSSI tersebut.

DPP, katanya,  setelah mengkaji secara hukum, politik dan organisasi,  DPP memutuskan secara pleno  menjaga harkat dan martabat Setya Novanto, baik secara pribadi, saat menjadi Ketua DPR dikembalikan sebagai Ketua DPR.

Sementara itu, Sekjen Golkar Idrus Marham menilai, tidak ada yang istimewa dalam pengantian Ketua DPR dari Ade Komarudin kepada Novanto. Karena, menurut Idrus, semua proses dijalankan sesuai mekanisme yang ada di DPR. “Kalau kita mau lihat aturan, dari segi proses politik, ini tidak ada yang istimewa. Itu berjalan sesuai mekaanisme yang ada. Kalau kita kembali keaturan yang ada, bahwa ini terkait Ketua DPR dari Golkar dan itu adalah paket fraksi. Jadi kalau paket fraksi dari Golkar adalah ketua, jadi ini ketua juga dari Golkar,” kata Idrus.

“Seluruh proses yang dilakukan Partai Golkar dilakukan demokratis dan tidak ada intervensi dari siapapun. Semua sebagai proses di internal Partai Golkar,” tukasnya (ss)

 

Comments are closed.