HATI-HATI PENGGUNAAN MASKER BERLEBIHAN BISA ‘’STROKE’’

By redaksi
On 02/12/2020 At 15:54

Category : BERITA TERKINI, HEADLINE, NASIONAL

Responses : Comments are off for this post

Depok, politisiindonesia.co

                Ini bukan hoaks! Fakta di lapangan, banyak pemakai  masker yang berlebihan ternyata anda bisa  terkena serangan stroke ringan dan berat.   Saat  ini,  masyarakat  yang   dilanda pandemi Covid-19, cendrung terlalu berlebihan  memakai  Masker, guna mencegah tertular  Virus Corona 19. ‘’Pandemi  Covid-19 menimbulkan  masalah baru  dibidang  penyakit  ‘’Stroke’’  yang tak  pernah diperhitungkan pengguna masker. Penggunaan masker yang terlalu berlebihan dan melampaui ambang batas, bisa berakibat fatal, yakni: STROKE!,’’ kata ahli  herbal di Depok yang tak bersedia disebutkan namanya kepada media online politisiindonesia.co, Selasa (2/2/2020).

Seperti diberitakan, Pandemi    CORONA (COVID-19) di Indonesia memasuki bulan ke-9 sejak penemuan kasus pertama pada awal Maret lalu.  Jumlah kasus justru terus meningkat. Belakangan, penambahan kasus positif harian bahkan mencatat rekor 6.267 per 29 November 2020. Jumlah kasus positif mencapai 543.975 per 1 Desember dengan 454.879 sembuh dan 17.081 meninggal dunia.

Dalam rapat terbatas, Presiden Joko Widodo turut menyoroti peningkatan kasus yang dinilai semakin memburuk, khususnya di DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Dua provinsi itu menjadi wilayah dengan penambahan jumlah kasus tertinggi.

Menurut pakar herbal itu,  pemakaian  masker kain dan lainnya yang terlalu berlebihan dan diluar ambang batas maksimal, dapat memicu stroke ringan dan berat, sehingga penderitanya bisa meninggal dunia akibat kurang oksigen di  otak. ‘’Pemakaian  masker yang terlalu berlebihan, berakibat otak dan darah kurang oksigen. Akibatnya,  stroke menyerang  pemakai masker,’’katanya.

SEPERLUNYA PAKAI MASKER

Guna menghindari kekurangan oksigen pada darah dan otak, katanya,  gunakan masker  seperlunya. “Kalau di dalam rumah sendiri, seyogianya tidak perlu pakai masker! Otak anda perlu oksigen. Jika kekurangan oksigen, resikonya bisa menimbulkan penyakit berat, yakni: serangan stroke!. Hati-hati pula penggunaan masker yang berlebihan untuk para penderita jantung dan yang suka berolahraga. Faktanya banyak  penderita jantung malah mati mendadak, karena penggunaan masker yang berlebihan!’’paparnya.

Masyarakat awam, tambahnya, banyak yang kurang paham dengan kesehatan mereka sendiri. “Mumpung Pandemi Covid-19, mereka  terlalu ketat dan berlebihan memakai masker. Justru penggunaan masker yang terlalu berlebihan bisa  beresiko stroke. Gunakan masker secara terukur dan jangan melampau ambang batas lebih dari 3-4 jam per hari. Usahakan kalau di rumah tidak menggunakan masker, sehingga  otak  kita  cukup oksigen. Kalau otak kurang oksigen, maka  stroke dapat  menyerang setiap orang,’’katanya.

Guna mencegah Covid-19, menurut pakar herbal di Depok itu, ia menyarankan, masyarakat sebaiknya  menghindari kontak langsung dengan penderita Covid-19. Selain itu, jika berada di tempat umum, misalnya mall, kreta api, bus wey, pasar, hendaknya menggunakan masker dan menutup  telinga dengan kapas. “Virus Corona itu makhluk cerdas. Dia bisa masuk dari mana saja. Hidung dan mulut anda ditutup, tanpa disangka sang virus itu  bisa masuk melalui telinga dan pori-pori anda! Karena itu, untuk mencegah  Corona kita harus senantiasa  berwudlu sebelum keluar rumah dan selalu berdoa kepada Allah. Virus, bakteri itu ciptaan Allah.  Insya Allah, muslim yang  rajin berwudlu sebelum keluar rumah dan masuk ke dalam rumah berwudlu  akan terhindar dari virus Corona yang memang cukup ganas,’’katanya.

Jika anda tak enak badan dan terasa flu, menurut pakar herbal itu, gunakan  saja  daun-daun liar yang tumbuh di pinggir jalan. Diantaranya, rebus  akar dan daun anting-antingan saja. “Daun anting-anting itu sangat  ampuh untuk mencegah Covid-19, karena daun tersebut  merupakan antibiotik alami yang tak punya efek samping. Kucing saja suka makan akar pohon anting-antingan. Orang awam banyak yang tak paham faedah  daun dan akar anting-antingan yang banyak tumbuh liar di pinggir jalan,’’paparnya.(tim politisiindonesia.co)

               

Comments are closed.