JK SETUJU MENKUM CABUT SK KEPENGURUSAN GOLKAR DAN PP MUKTAMAR SURABAYA

By redaksi
On 22/12/2015 At 04:10

Category : FOKUS

Responses : Comments are off for this post

Jakarta, politisiindonesia.co 

 Wakil Presiden Jusuf Kalla    menyetujui keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang akan mencabut SK kepengurusan Golkar Munas Ancol dan PPP Muktamar Surabaya setelah seluruh tahapan Pilkada serentak selesai.

“Ya memang seperti itu agar pikirannya atau pemahamannya selesai Pilkada supaya tetap tanda tangan itu jalan,” kata JK kepada wartan di kantor Wakil Presiden, Senin (21/12/2015).

Menurut JK , jika Menkum mencabut SK dua kepengurusan parpol saat ini, maka dikhawatirkan akan ada keributan terkait sah atau tidaknya surat penunjukan pasangan calon kepala daerah yang diusung Golkar. “Kan itu nanti belakangan hari ada dianggap tidak sah lagi (kalau SK dicabut),” tukasnya.

Menkum Yasonna sebelumnya menyatakan akan mencabut SK Golkar Munas Ancol dan PPP Muktamar Surabaya setelah pelaksaan Pilkada serentak dilakukan. 

Namun, kini Yasonna mengatakan pencabutan SK ditunda karena tahapan rekapitulasi Pilkada 9 Desember belum selesai. Daripada gaduh, Yasonna memilih menahan karena berdasarkan rekomendasi Mahkamah Agung. 

Yasonna memiliki waktu hingga akhir Januari untuk mencabut SK kepengurusan dua partai tersebut.(ss)

Comments are closed.