KEKOSONGAN DI TUBUH GOLKAR SANGAT BERBAHAYA

By redaksi
On 04/01/2016 At 07:21

Category : FOKUS, NASIONAL

Responses : Comments are off for this post

 

Jakarta, politisiindonesia.co

Saat ini terjadi kekosongan di tubuh partai Golkar. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi keberadaan Golkar. Demikian diungkapkan Ketua DPP Golkar Hasil Munas Bali Ahmad Dolly Kurnia saat  Poros Muda Partai Golkar menemui tokoh senior Partai Golkar Akbar Tandjung di kediamannya di Jaksel, Minggu (3/1/2016).

Acara pertemuan ini dihadiri langsung oleh beberapa anggota Dewan Pertimbangn Partai Golkar Munas Riau, seperti Sri Rejeki, Ibrahim Ambong dan Mahadi Sinambela. Sementara itu, dari tokoh mud Golkar hadir Ketua DPP Golkar Munas Bali Ahmad Dolly Kurnia, Juru Bicara Poros Muda Golkar Andy Sinulingga, Ketua DPP Golkar Munas Jakarta Ace Hasan Sadzily, Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar Melki Lakalena, Ketum Angkatan Muda Pembaruan Indonesia Dave Laksono, Sekjen DPP KNPI Sirajuddin Abdul Wahab, Mirwan MZ Vauly dan Bendahara Golkar Munas Jakarta Sari Yuliati.

Poros muda  Golkar itu mendesak  Akbar agar  ikut mendorong dilaksanakannya Munas Golkar.
Ketua DPP Golkar Hasil Munas Bali Ahmad Dolly Kurnia mengatakan, saat ini terjadi kekosongan kepengurusan di tubuh Golkar. Hal ini tentunya akan berdampak buruk bagi partai berlambang pohon beringin tersebut.

Dolly mengatakan, para tokoh muda ini sengaja mendatangi para senior Golkar. Mereka meminta agar para senior Golkar ini mendorong untuk dilaksanakannya Munas Golkar di 2016 ini.”Kami generasi muda Golkar, datang ke Dewan Pertimbangan Golkar Munas Riau yang menyatakan persoalan bahwa penyelesaian partai Golkar harus lewat Munas,” kata Dolly.

Dolly mengatakan, para tokoh muda Golkar ini sudah mengkaji, satu-satunya institusi di Golkar yang punya legal standing adalah Mahkamah Partai.”Kami berdiskusi dengan para senior, mendorong agar Mahkamah Partai segera sidang. Tujuannya guna membentuk kepengurusan transisi yang tugasnya melaksanakan Munas. Munas itu nantinya harus mengakomodir berbagai pihak, terutama Riau, tapi representasinya dengan Munas Ancol dan Bali,” katanya.

“Kalau kekosongan ini lama, akan membahayakan partai,” papar Dolly.(nin)

Comments are closed.