MANTAN MENPORA IMAM NAHRAWI DIDUGA SUKA MABUK!

By redaksi
On 11/12/2019 At 15:37

Category : BERITA TERKINI, HEADLINE

Responses : Comments are off for this post

JAKARTA, POLITISIINDONESIA.CO

Mantan Menpora Imam Nahrawi yang tersandung korupsi dan baru-baru ini gugatan praperadilannya ditolak hakim, ternyata bekas  Menteri Kabinet Kerja Pemerintah Jokowi itu  diduga  suka minum-minuman  yang memabukkan!

Sungguh memprihatinkan bila ternyata kader  Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut suka minum-minuman keras. Gaya hidup Imam yang diduga kebarat-baratan itu, berakibat ia tersandung korupsi. Melalui kuasa hukumnya, Imam Nahrawi yang kini meringkuk di hotel prodeo mencoba upaya hukum prapradilan, guna membebaskan dirinya dari jerat KPK. Namun upaya prapradilan nihil.

 Hakim tunggal Elfian menolak gugatan praperadilan yang diajukan mantan Menteri Pemuda Olahraha Imam Nahrawi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hakim Elfian menyatakan, penetapan tersangka yang dilakukan penyidik KPK telah sah secara hukum. “Menyatakan, menolak permohonan praperadilan untuk seluruhnya,” ujar hakim tunggal Elfian saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019

Jika  benar Imam Nahrawi suka menenggak minuman keras ketika dia menjadi  pembantu Presiden, betapa seluruh rakyat Indonesia terkejut dan merasa prihatin, sebab minuman keras dilarang keras oleh agama manapun. Berapa harga minuman keras yang ditenggak sang  mantan menteri itu?  Menurut sumber media politisiindonesia.co, saat Imam Nahrawi menjadi Menpora kerap  beli minuman   keras harganya  bisa mencapai Rp 3 juta! ’’Jika minuman keras yang dibeli sang Menteri dibakar dengan korek api, bisa menyala!’’ ungkap sumber media politisiindonesia.co yang dekat dengan Iman Nahrawi dan enggan disebut  jatidirinya.

 Menurut sumber itu lagi,  Imam Nahrawi  yang  suka menenggak minum minuman keras  diduga kerap minum minuman  beralkhol tinggi saat  berada di rumah dinasnya ketika yang bersangkutan masih menjadi Menpora.  Kebiasaan buruk itu, diduga dilakukan  sang menteri   sebelum dan sesudah yang bersangkutan memangku jabatan strategis sebagai Pembantu Presiden.   

 Sumber itu sangat menyayangkan   kebiasaan buruk Imam Nahrawi yang diduga suka minum minuman keras itu. Kata sumber itu lagi, seharusnya  yang bersangkutan saat  menjadi pembantu Presiden memberi suri tauladan yang baik kepada masyarakat luas, sebab posisinya sebagai  penyelenggara negara.

 Membantah Keras

Media politisiindonesia yang mengkonfirmasi  kabar Imam Nahrawi suka mabuk saat menjadi Menpora dibantah keras oleh Kepala Humas Kemenpora yang dijabat Amar Ahmad—ketika Imam Nahrawi masih menjadi Menpora dan belum terseret kasus korupsi. “Isu itu tidak benar! Mana buktinya Pak Imam Nahrawi suka mabuk?” kata Amar, geram.

Kepala Humas Kemenpora itu meminta, agar media politisiindonesia mengungkapkan secara terbuka sumber  berita yang menyangkut  kebiasaan Imam Nahrawi  suka menenggak minuman keras.  Karena memegang teguh kode etik jurnalistik,  wartawan politisiindonesia.co yang  menemui Amar Ahmad di ruang kerjanya tidak bersedia menyebutkan sumber beritanya. “Tolong sebutkan sumbernya siapa?  Berita itu tidak betul. Itu fitnah. Jika politisiindonesia memberitakan hal itu, kami akan melaporkan politisiindonesia  ke Dewan Pers!,’’ancam Amar Ahmad dengan nada tegas (sb).

 

 

Comments are closed.